Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Modifikasi Busi Side Gapping

Side Gaping Spark Plugs

Side gaping the spark plug allows for the spark to travel down and forward instead of just one direction. This allows for a better burn of the fuel, thus giving more power and increasing gas millage.

This is a fairly simple modification and doesn't require too much work, time, or too many tools. I highly suggest using this method along with Indexing for the most efficient "burn" of the fuel. I've noticed that after Side Gaping and indexing the copper spark plugs will run just as well and if not better then Platinum's and Iridium's but for far less in price!

Original How To on the web.

Please take a look at these examples. (Courtesy of The world's most powerful spark plug from Enerpulse)


http://video.google.com/videoplay?do...27&hl=en&emb=1

As you can see the ground electrode is blocking the fuel expansion, you want it to hit the freshly entered fuel, not the exhaust side where some exhaust gases are still left over. Plus side gaping allows for the flame front to go down, thus helping it expand faster.

Tools

  • Sharpie
  • Dremel or something to cut metal with precisely
  • Spark Plug Gaping Tool
1. Remove your spark plugs from the engine or if they are brand new take them out.



2. Take a sharpie and mark the amount that you want to cut off.




You want the ground electrode to end where the spark plug's center piece begins.




3. Properly bolt down the spark plug so that you don't have to hold it by hand when you use the dremel.




4. Now Dremel sells cutting bits, you will need one of those, they cut through the ground electrode like butter 



5.All done with the cutting





6. Now you want to adjust the gap, the original manual calls for a .010 reduction in the gap, I would play around with the gaps and see which ones gives you the best SOTP or MPG results.




Install them in, Index them, and you should be getting the best you can out of your $2 spark plugs!

Onto the Dyno numbers...
Now unfortunately I do not have a graph for the non-gaped plugs that were just indexed, but I received 2whp by just indexing, then 5whp more by side gaping.



Sumber

+ Selengkapnya ...

Aplikasi Ground Strap pada Koil Pengapian

Aplikasi Ground Strap pada Koil Pengapian

Saya sendiri nggak sebegitu yakin, mengingat listrik yang dikeluarkan oleh koil pengapian merupakan listrik bertegangan sangat tinggi, hingga puluhan ribu volt! Apakah cukup pengaruh keberadaan ground strap? Beda dengan sinyal data USB atau TV yang bertegangan rendah yang masih mungkin mengalir melenceng ke sana kemari :D
Tapi nggak ada ruginya tuk dicoba … toh nggak ada efek samping yang cukup merugikan :D
Lantas, apakah koil standar bawaan motor atau koil-koil murah bisa dipasangi ground strap? Bisa!
Materialnya cukup mudah didapat. Ground strap bisa dibeli di toko-toko listrik/teknik. Mahal? Iya :D Mau lebih murah, cari kabel sinyal TV bekas … 20cm udah cukup. Kupas kulit kabel dan ambil ground strap-nya.
Sementara Anda mencari kabel bekas yang mengandung ground strap, saya cukup pakai ini aja:

gb1. Kabel ground strap
Ground strap ini berbahan tembaga berlapis timah yang umum digunakan oleh instansi kelistrikan di perusahaan :)
Oke, setelah Anda mendapatkan ground strap secukupnya, bungkus sepanjangan kabel busi dengan ground straptersebut … serapat & serapi mungkin.

gb2. Membungkus kabel busi dengan ground strap
Lebihkan ground strap di dekat koil untuk dipasangi skun kabel. Saya saranin skun kabel model O-Ring agar mudah dibaut/disekrup.
Setelah terbungkus ground strap,  tutup/lapisi lagi dengan pembungkus kabel. Saya sendiri menggunakan heat shrink tube atau selang bakar ukuran 7mm karena lebih mudah digunakan dan lebih rapi :)

gb3. Lapisi ground strap dengan selang bakar
Jika Anda ikut menggunakan selang bakar, selanjutnya Anda cukup memanasi selang tersebut dengan korek api atau hot air gun. Ingat, dipanasi, bukan dibakar! Cukup sampai selang mengkerut rapat ke kabel busi.

gb4. Ground strap terbungkus & diberi skun kabel
Sementara sisa ujung ground strap tadi diberi skun kabel model O-ring (lihat gambar 4 di atas). Jangan lupa lapisi pula dengan pembungkus kabel atau selang bakar agar lebih rapi.
Setelah selesai, install kembali koil ke motor. Skun kabel ground strap dihubungkan ke rangka/ground.

gb5. Ground strap dihubungkan ke ground/rangka
Selesai!
Kini Anda tinggal mencoba menjalankan motor dan rasakan bedanya

+ Selengkapnya ...

Setting Karburator menurut Keihin, Mikuni & G. Bell

Rata-rata pada saat kita service karburator di bengkel setelan angin (air screw) dicari dengan patokan teriakan mesin tertinggi, bahkan di geber sampe putaran gas FULL. …. Bisa ! masing-masing cara orang memang beda menerapkannya tapi tujuannya sama adalah mencari settingan yang pas.
Berikut adalah diagram panduan (secara teori) untuk setting airscrew (IDLE) & PJ khususnya.
Carb Tuning Keihin 1:


sumber: keihin

Terlihat pada hampir 1/2 putaran gas, setting AirScrew dan PJ tidak berfungsi lagi. Justru kita bisa lihat perpindahan antara PJ dan MJ di isi oleh clip position, tapi sayang Karburator yg kita pakai khususnya Keihin PE tidak ada setelan klipnya. Pada putaran gas 3/4 s/d Full hanya MJ berfungsi.
Carb Tuning Keihin 2:

sumber: keihin

f6008a0a

sumber: http://www.quadparts.co.za

Carb Tuning Keihin 3 (Graham Bell):
A = most effective

B = fairly effective

C = small influence
D = no influence

Jika berpatokan pada diagram 1 s/d 3, setting airscrew di setting pada saat IDLE (RPM 2000), dicari nafas tertinggi.  Jika sudah menemukan nafas tertinggi cek putaran angin nya, jika lebih dari 2 putaran turunkan PJ 1 step, jika kurang dari 1 putaran naikan PJ 1 step. Untuk memastikan settingan sudah pas atau belum lihatlah kondisi BUSI. Jika Merah bata berati passs & motorpun menghasilkan performa maksimal & IRIT !!!
Untuk pemakaian sehari-hari pembacaan kondisi busi lebih ke penggunaan PJ, why? lihat tabel, penggunaan MJ di putaran gas 3/4 s/d FULL. Untuk mengecek MJ nya sendiri dilakukan dengan cara gas full (geber) diatas 8000 RPM lalu gigi 4 atau gigi 5 lalu matikan kontak & teken kopling (sepersekian detik) dan langsung cek busi. Namun cara itu tidak semua orang bisa melakukannya. Saya pribadi untuk menentukan MJ sudah pas atau belum feeling aja pada saat kita geber. MJ terlalu besar akan terasa lama naik ke RPM. MJ terlalu kecil nafas akan cepat habis.


Sumber

+ Selengkapnya ...